Hari Ini Saya Luluh

“Ya. Makasih ya, nak..”

Sebaris singkat sms dari Mama saya hari ini membuat hati saya luluh. Itu ucapan Mama saya karena saya sudah melakukan hal sepele hari ini, melakukan sebuah transaksi di atm yg sudah beliau minta jauh2 hari sebelumnya namun baru bisa saya lakukan hari ini karena sulitnya menemukan kesempatan.

Tapi mendadak, membaca sebaris sms itu, hati saya serasa teriris karena saya langsung teringat betapa kerasnya hati saya menolak permintaan beliau untuk berdoa seperti yg beliau inginkan. Saya mendadak ingin berlari ke arahnya, memeluknya, menciumi wajahnya, bersimpuh di kedua kakinya, dan meminta maaf atas kekerasan hati saya, atas penolakan saya yg saya tahu sangat mengecewakannya. Saya ingin menangis dan mengatakan bahwa betapa saya menyayanginya dan ingin melakukan apapun yg saya mampu untuk membuatnya bahagia.

Saya kembali berpikir, bahwa sebenarnya tak ada ruginya buat saya untuk berdoa seperti yg beliau inginkan. Toh saya hanya manusia, tak punya daya dan kuasa untuk memaksa-Nya. Saya kembali disadarkan bahwa betapapun kerasnya saya berdoa dan meminta, apabila itu bukan yg terbaik untuk saya, Allah tidak akan mengabulkannya. Saya sudah ditunjukkan betapa Dia menyayangi saya. Dan saya yakin Dia tidak akan memberikan saya sesuatu yg buruk, yg tidak akan memberikan arti dalam hidup saya.

Saya sempat menulis postingan yg menunjukkan betapa saya menolak keras untuk berdoa karena dipaksa. Hari ini, saya sadar, saya ingin membahagiakan orangtua saya. Dan saya rela melakukan apa saja untuk membuat mereka bahagia. Termasuk untuk berdoa dengan cara yg Mama saya inginkan. Saya mendadak tak lagi peduli apakah doa saya ini benar atau salah. Kalaupun salah, ada saatnya Allah akan menunjukkannya. Tapi kalau benar, maka saya akan membuang kesempatan saya untuk membahagiakan orangtua saya.

Walau masih ada sedikit rasa berat di hati, tapi sedikit demi sedikit saya bisa merasa ikhlas untuk berdoa dengan cara yg Mama saya harapkan.

Saya harap, apa yg saya lakukan, akan dapat membahagiakan orangtua saya dan seluruh keluarga saya. Walau yg saya lakukan, tak terlihat oleh mata mereka, dan tak terdengar oleh telinga mereka..

Mama, maafin Lisa.. Maafkan kekerasan hati Lisa.. Maaf, Ma.. Maaf.. Lisa sayang sama Mama.. Lisa akan menuruti permintaan Mama.. Asal Mama bahagia..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s