Siti Aisyah Menikah Ketika Usia 7 Tahun??

Hari ini saya ngga bisa tidur lagi abis shalat subuh. Gara2nya pas saya mau tidur, tiba2 saya kepikiran sama si Syeh Puji. Teringat kasus dia yg bikin saya merasa malu dan terhina sebagai umat Islam. Yah emang sih dah basi banget.. Tapi gara2 mikirin itu, akhirnya saya jadi bertanya2: sebenarnya usia Siti Aisyah ketika menikah dengan Rasulullah SAW itu berapa?

Karena saya ngga bisa percaya ajah sama riwayat pernikahan beliau dengan Siti Aisyah ketika Aisyah masih berusia 7 tahun (bahkan ada yg bilang 6 tahun..!!). Karena apa yg dilakukan Rasulullah itu pastilah atas bimbingan Allah Ta’ala dan sesuai dengan hukum yg Dia buat (baca: Alquran). Dan pastinya hukum yg Dia buat ngga akan bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Ya kalo bertentangan ya aneh dong.. Mana bisa umat percaya akan keberadaan-Nya kalo apa yg Dia katakan bertentangan dengan fakta di lapangan.

Karena pertanyaan itu berputar2 terus di kepala saya, akhirnya saya ngga jadi tidur dan akhirnya saya menjelajahi internet untuk nyari jawabannya. Dan alhamdulillah, dapat..!!

Intinya, hadis2 yg meriwayatkan pernikahan Rasulullah SAW dengan Siti Aisyah itu bertentangan satu sama lain dalam hal kronologis kejadian. So, kita harus bisa memilih hadis2 yg ngga bertentangan dengan Alquran.

Di Alquran juga ngga ada penjelasan tentang pernikahan dengan anak usia 7 tahun. Tapi di Alquran ada beberapa ayat yg menunjukkan penilaian tentang kedewasaan seorang anak perempuan.

Di dalam terjemahan surat 4:5-6, dikatakan:

Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik. (Qs. 4:5)

Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta hartanya. (Qs. 4:6)

Jadi, kesimpulannya, kita harus menguji tingkat kedewasaan intelektualitas dan fisik seorang anak sebelum memasuki usia nikah dan untuk mempercayakan pengelolaan harta kepada mereka. Jadi ngga bisa sembarangan menikahi anak perempuan..

Menurut saya, apa yg dilakukan Syeh Puji dan juga seorang kyai dari Madura, Masyhurat (yg sempet nongol juga tuh di tipi yg dengan bangga memamerkan 10 istrinya yg masih sangat muda2 padahal si kyai dah kakek2) adalah penghinaan bagi Rasulullah SAW dan Islam. Dan penghinaan bagi diri mereka sendiri pastinya. Soalnya terbukti pemahaman mereka akan agama Islam masih sangat dangkal namun mereka sudah terlalu sombong hingga merasa bangga dengan gelar Syeh atau kyai. Parah.. parah..

Apa yg mereka lakukan itu justru malah bikin musuh2 Islam tambah yakin bahwa pendapat mereka yg pastinya adalah fitnah terhadap Rasulullah SAW itu benar. Ih, amit2.. naudzubilah min zalik..!!

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ngga rela saya kalo panutan saya dihina bahkan oleh perilaku umatnya sendiri.. huhuhu..

12 thoughts on “Siti Aisyah Menikah Ketika Usia 7 Tahun??

  1. monalisa dulu mungkin secerdas kamu, aku hanya bisa bangga pada setiap ciptaan Tuhan yang kuanggap………….., karena keterbatasanku, aku tak bisa membahasakan setiap gerak hati dan hasratku. “cinta” cukup menjadi alasan untuk aku tetap hidup dan sedikit berkarya untuk yang aku cintai! halelluya, syafaat dan “Yesus” bersama kita! bukankah keduanya menjadi alasan untuk kta jadi pecinta?! andai masih bisa ada agama baru sedudah Islam, aku akan mendirikan agama baru “agama Cinta”, maukah kau jadi Khadijahnya/Aisyahnya? Aku telah membaca sedikit-banyak tulisanmu!

  2. Wah, jazakumullah nih buat Mas Hadi atas pujiannya.. Lisa ngga secerdas itu kok.. Cuman mengungkapkan apa yg ada di kepala saja..

    Yah, merupakan harapan Lisa untuk bisa menjadi Khadijah/ Aisyah buat siapapun suami Lisa nanti.. Amin..

  3. Assalamu’alaikum,
    Ya Ukhti, tulisannya sangat bagus. Saya berhari-hari mencoba merumuskan apa jawaban atas kelakuan Syeh Puji yang congkak dan mengatasnamakan sunah Yang Mulia Nabi saw. itu. Dan sekarang alhamdulillah sudah saya dapat. Terimakasih sudah berbagi. Semoga terus maju dan bersinar..
    O iya.. kalo menurut Hz. Muslih Mau’ud r.a., Hz. Aisyah berusia antara 13-14 tahun ketika dinikahi oleh Rasulullah saw.. Dan untuk kalangan wanita arab, bahkah hingga sekarang pun, itu merupakan usia yang sudah cukup dewasa.. wallahu a’lam..

    Wassalam

  4. alagh, brati c gw blum boleh tah dinikahin. soalnya pan tingkat kedewasaan intelektualitas dan fisik gw blum memadai. yeeeeeesssss hahahaha!

    klw c luthfiana ulfa ini (meski umur msh kecil) ada kmungkinan ga tingkat intelektualitas dan fisik-nya udh memadai? c puji ngirim dia blajar ya buat jd pmimpin prusahaan c puji.
    duh itu yah c neng ulfa, gaya-nya cing wktu bilang dia ga mo dipisahin sm puji soalnya udh cinta widiiiiiiiih
    juuug lah neng, hahaha boleh (dunk?) deh…

    btw, lu ky ma2n di blog ttg Masih Mau’ud tea ih…hahaahaha

  5. @ Abunaweed

    Wa’alaikumsalam.. Wah, jazakumullah nih atas info, pujian dan dukungannya.. Iya, semoga kita semua semakin bersinar untuk menyebarkan kebenaran Islam di muka bumi.. Amin..

    @ Agan

    Jyaaaaaaaaaaaa….. sok imut lu.. hehehe.. memang sih Gan ada kemungkinan Luthfiana dah cukup dewasa lah intelektualitasnya dan fisiknya. Tapi kan harus diuji dulu bukan..?
    Gw kyk maman? yah pastinya gw maman yg bener2 menyenangkan.. hahaha..😉

  6. yak brati msh bisa dibolehin kan? klw c neng ulfa ini ngebet bgt pngen nikah sm c puji, haha.. ari yg ngujinya saha atuh maman menyenangkan? hehe
    kasian atuh ngebet ceunah.. hahaha gelo!

    mw nanya lagi atuh, da km sih jd weh penasarann nich! tgg jwb loh.. (“hidup yg ga pernah ditanyakan adalah hidup yg nggak layak diteruskan” socrates)
    klw nnt ada lg, kyai lain dgn bukti kematangan intelektualitas dan fisik meski sang cewe msh berumur 10thn, diperbolehkan ga nikah? masuk kategori menghina ga dia? hehe ah jd ga bisa tidur jg tau bertanya2..

  7. Aku juga masih banyak hal yg pengen ditanyain sebenarnya.. Yah, orangtua bukannya bisa menilai apakah anaknya cukup dewasa secara intelektualitas dan fisik?

    Sebenarnya, yg aku pengen tampilin di postingan ini adalah bahwa dasar si Syeh Puji untuk nikahin si Luthfi yaitu riwayat kalo Siti Aisyah itu menikah di usia 7 tahun dan mulai hidup bersama dengan Rasulullah di usia 9 tahun, adalah ngga benar.. Karena setiap ditanya soal pernikahannya, argumentasinya itu cuma ngikutin pernikahan Rasulullah SAW yg cuma kita tahu dari hadis2 doang.. Apalagi dukungan dari si Ketua Poligami Indonesia tuh..

    Mereka ngga menggunakan argumentasi misalnya,”Luthfi sudah saya uji dan dia sudah cukup dewasa dalam intelektualitas dan fisik..!”

    So, kita ngga bisa tahu apakah Luthfi cukup dewasa untuk itu. Karena kalo ternyata dia belum cukup dewasa untuk menikah, takutnya itu adalah kejahatan buat Luthfi yg ngga dia sadari.

    Masalah udah cinta, ehm.. dulu aku juga masih seusia Luthfi jatuh cinta sama cowok.. jadi kita ngga bisa menilai kadar cinta yg dimiliki Luthfi buat si Puji (males ah manggil dia Syeh, geleuh..hehehe) apalagi di usia dia yg masih begitu muda..

  8. semua kan tegantung niatnya juga teeh,,,,,

    dan semua kan juga ada hukumnya… ada UUDnya apalagi mengenai pernikahan dibawah umur ….

    kalo untuk pernikahan itukan hak masing masing orang

    kalo mengenai pelecehan atau menghina baginda Nabi Muhammad SAW… saya rasa ga mengena tuh.. karena memang ada contohnya dan kita ga bisa memungkirinya

    wasalam
    http://mkaiserang.wordpress.com

    1. Maksudnya ada contohnya? Jadi menurut Iyo bener kalo Rasulullah menikahi Aisyah di usia 7 tahun?

      Bagi saya tetap pelecehan karena dasar yg diambil si Puji adalah riwayat pernikahan Rasulullah dengan Aisyah di usia Aisyah yg masih 7 tahun. Sementara kita tahu bahwa usia Aisyah tidak semuda itu ketika dinikahi Rasulullah SAW. Dasar itu lah yg jadi pelecehan karena secara tidak langsung si Puji membenarkan anggapan musuh2 Islam bahwa Rasulullah adalah pedofilia, naudzubilah min zalik..!!

  9. menururt cerita yang saya terima memang benar pernikahan itu menikah di usia 7 tahun dan digauli sewaktu HZ. aisyah sudah baligh

    dan saya rasa itu bukanlah kesalahan seperti itulah bahkanmasih mauud pun bermimpi salah seorang anaknya telah menikah yang berarti bahwa kematian maka dia dinikahkan saat usia masih kanak kanak , dan benar anak itu meninggal dan menjadi janda perempuan itu
    wasalam

  10. O,yah? Iyo, sebelumnya Kang Abunaweed di atas sudah memberikan info ke kita bahwa menurut Muslih Mau’ud, Rasulullah SAW menikahi Hz. Aisyah di usia 13-14 tahun.

    Kalau cerita yg didengar Iyo itu versi siapa ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s