Jihad dengan Damai

Pas baca blog Agan, jadi kepikiran masalah mati syahid dan berjihad.

Jadi inget pas nonton sama Abby kemaren, Abby cerita film 3 Doa 3 Cinta. Terutama masalah konsep mati syahid.

Hanya karena Allah telah menjanjikan surga bagi mereka yg mati syahid ketika berjihad di medan perang, apa lantas peluang kita untuk berjihad hanya di medan perang??? Kalo ngga ada perang, bagaimana kita bisa berjihad??? Apa dengan meledakkan hotel2 dan club2 diskotik seperti yg dilakukan Amrozi cs bisa dikatakan berjihad??? Sementara para wisatawan di dalamnya tak membahayakan nyawa dan keamanan kita. Boro2 membahayakan, kepikiran buat nyerang atau melukai kita aja ngga..!! Kan para wisatawan itu cuma pengen bersenang-senang..

Lantas, dipikir2 lagi, manusia ngga perlu bersusah payah dong kalo ingin mendapatkan surga. Ngga usah bersusah payah menjaga sikap, memperbaiki akhlak, ibadah mati2an. Toh, kalo mau dapat surga, datangi ajah medan perang. Kalau mati, kan mati syahid, mati ketika berjihad, dapat surga deh.. Wih, enak bener ya..

Apa iya seperti itu??? Saya yakin ngga sedangkal itu..!! Kalau harus seperti itu, maka dunia ngga akan sepi dari perang, bisa jadi umat muslim yg punya pikiran dangkal justru melihat perang sebagai kesempatan untuk diri sendiri. Peluang emas untuk masuk surga, karena mereka yakin ngga akan bisa mencapai surga dengan ibadah yg mereka lakukan, dengan amal yg mereka punya.

Memang kita ngga akan pernah merasa bahwa amal kita, akhlak kita, ibadah kita, keimanan dan ketakwaan kita akan cukup untuk membawa kita meraih surga. Tidak ada seorangpun yg akan pernah merasa dirinya sudah cukup layak untuk mencapai surga, kecuali orang2 angkuh. Karenanya, janji Allah akan surga bagi mereka yg mati syahid, ibarat lotre bagi umat Islam.

Tapi, apa kita ngga bisa berjihad dengan doa?? Kenapa kita ngga bisa berjihad dengan pena?? Mencoba mengubah opini dan mind set mereka yg sedang berperang dengan jalan dialog. Kenapa kita ngga bisa meraih surga dengan jihad semacam itu?? Jihad dengan jalan yg damai, dengan perasaan cinta dan kasih terhadap sesama.. Bukan jihad yg sebenarnya hanyalah dibutakan oleh emosi dan ego semata..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s