Bertemu Chris Komari

Sabtu kemarin saya ke Jakarta. Asalnya sih cuman pengen nemenin Agan ke kondangan. Tapi pas chating sama Bang Daus, rencana ke Jakarta malah lebih awal dan jadinya kita nginep di rumah Rizka.

Saya, Agan, dan Icha janjian sama Bang Daus ketemuan di Carrefour  Lebak Bulus. Begitu kita sampai sana dan berjumpa (haiyah berjumpa..!!) dengan Bang Daus, Teh Ririn dan Rizka, kita langsung meluncur ke rumah Om Barik, mau ketemuan sama Pak Chris Komari. Masih ingat kan dengan cerita saya yg mulai tertarik dengan politik? Hehehe.. Nah Pak Chris lagi ada di Jakarta. So, kita ingin memanfaatkan momen ini untuk berbincang (ehem2.. berbincang.. hohoho) dan berkenalan lah dengan sosok yg telah berhasil membuat saya tertarik dengan politik ini.

Well, sebenarnya maksud Bang Daus juga bukan untuk menarik orang agar masuk jadi member partai politik yg tengah didirikan Pak Chris. Cuma ingin sekedar membangun kesadaran generasi muda ajah untuk turut serta memberikan kontribusi bagi negara kita yg tercinta ini.

Pas ketemu Pak Chris, wow ngga nyangka kalau beliau tampak jauh lebih muda daripada yg saya sangka. But it’s not the point pastinya.

Yg pengen saya ceritakan adalah Pak Chris udah membuat saya semakin cinta dengan beliau. Loh?? Hahaha.. Maksudnya saya benar2 terkagum dengan pemikiran beliau dan juga kecerdasan beliau. Biasanya ketika saya merasa excited dengan sesuatu, saya pasti ingin mengungkapkan pendapat atau paling ngga bertanya lah. Tapi kemaren saya ngga tahu harus berkata apa. Otak saya terlalu penuh dengan hal2 baru yg akhirnya saya putuskan ingin saya serap dulu dan meyakinkan diri bahwa saya cukup paham dengan segala hal yg kemaren saya dapatkan lewat diskusi tersebut.

Intinya adalah, saya sangat mensyukuri pertemuan dengan beliau kemaren. Walau saya harus mengorbankan waktu untuk ketemu dan ngobrol sama pria hati saya by online. Yg pada akhirnya mengharuskan saya bersabar lagi menunggu seminggu (eh, udah ngga seminggu lagi ding. Sabtu ini kita bisa ketemu lagi inshallah.. hehehe) untuk bisa ketemu dan ngobrol panjang dengan sang pria hati. Tapi bagi saya, pengalaman ini terlalu berharga untuk dilewatkan. Dimana saya, Agan, dan Icha juga harus melewati perjalanan panjang nan melelahkan dan menjengkelkan dengan bis. Tapi bagi saya, semuanya terbayar. Hehehehe..

Mudah2an saya bisa ketemu lagi dengan beliau. Mudah2an rencana Bang Daus dan Bang Opik untuk melaksanakan gathering dengan beliau di Bandung bisa terlaksana sebelum beliau pulang ke Amerika. Amin ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s