Tren Tulisan Cadel

Saya ngga tahu sejak kapan tren ini mulai merebak dimana-mana. Tren menulis cadel (bahasa saya).

Contoh tulisan cadel: met ciang, kamu capa?, dll yang kalau diucapkan kesannya si penulisnya cadel atau masih anak kecil.

Saya merasa tren ini menggelikan dan menjengkelkan. Saya ngga suka banget dengan sapaan-sapaan semacam ini. Menjadi sok imut sih sah-sah ajah. Tapi ya yang alami aja lah. Kita sudah cukup besar untuk bisa melafalkan huruf ‘S’ dengan benar. Khususnya melalui tulisan.

Sejauh ini sih memang belum ada imbas yang merugikan akibat tren penulisan cadel ini. Tapi tetap saja, saya ngga suka. Saya rasa masih banyak cara untuk memulai sebuah obrolan yang santai tanpa harus menuliskan kata-kata cadel semacam ini. Karena bagi saya, kesan yang ditinggalkan bukanlah imut, tapi kekanak-kanakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s