Antara Kaget, Senang, dan Bingung =)

Sekitar dua hari yg lalu, saya mendapat dua kabar yg mengejutkan bertubi-tubi. Sebenarnya dua-duanya kabar bagus tapi tetep bikin saya shock.

Kabar pertama, salah satu pengagum bukan rahasia saya akhirnya menemukan jodohnya. Hahaha. Kenapa pengagum bukan rahasia? Karena dia tak menyembunyikan rasa kagumnya dan minatnya yg besar untuk menjadi pendamping saya. Padahal saya sudah terang-terangan mengatakan bahwa saya sudah bertunangan, tapi dia masih saja berharap. Hah, cuma takdir yg menentukan kenapa kami tidak berjodoh. Karena sejujurnya kalau saya belum tunangan dan tak terhalang jarak yg sangat jauh, pasti kita udah jadi. Hahaha. Pede!

Awalnya saya menyusuri komentar-komentarnya di profil Facebook seorang gadis yg kebetulan saya juga kenal baik, kami sering banget ngobrol. Terus, si gadis akhirnya kirim message ke saya dan menanyakan perihal kepribadian cowok ini. Ya saya bilanglah orangnya baik dan alim. Karena memang sejauh saya kenal, dia memang baik, alim, dan menyenangkan. Pas saya tanya ada apa, ternyata si [mantan] pengagum saya ini udah ngelamar si gadis. Hah, lega deh! Akhirnya dia menemukan pasangan yg insya Allah memang ditakdirkan untuknya. Mudah-mudahan mereka beneran menikah. Karena saya memang pengen banget sang mantan pengagum saya ini segera menemukan pasangan yg tepat. Hehehe.

Lalu berita mengejutkan yg kedua adalah, salah satu mantan kekasih saya tiba-tiba mengirim pesan lagi di Facebook. Sebelumnya dia pernah mengirim pesan, tapi saat itu saya masih sakit hati dan ngga mau berurusan dengan dia. Lagipula, tunangan saya juga ngga suka sama dia. Jadi saya ngga balas pesannya. Dan sekitar dua hari yg lalu dia kirim pesan lagi. Setelah saya diskusi dengan tunangan saya, dan dia membolehkan, akhirnya saya balas pesannya. Setelah saya balas, dia cerita panjang lebar betapa ngga enaknya perasaan dia atas apa yg telah dia lakukan pada saya, dia begitu menyesal dan ingin berteman dengan saya.

Tadinya saya mau menanyakan kenapa dia menyakiti saya. Tapi besoknya, saya putuskan untuk tidak menanyakan hal itu. Semuanya sudah berlalu, toh saya sudah menemukan orang lain yg insya Allah akan menjadi teman sekaligus imam dalam kehidupan saya di masa depan nanti. Tak ada gunanya membahas masa lalu, apalagi dia sudah sadar bahwa dia salah. Jadi lebih baik kubur saja masa lalu itu, kenang yg baik-baiknya dan buang yg buruk-buruknya.

Akhirnya kami berteman lagi. Dia tanya siapa tunangan saya. Waktu saya masih berhubungan dengannya, tunangan saya itu saya anggap kakak saya dan saya sering menceritakannya dengan mantan saya. Begitu saya putus, sebulan kemudian ‘kakak’ saya ini menyatakan ingin menikahi saya dan menghubungi orangtua saya. Wallahualam apa yg dipikirkan mantan saya.🙂

Dua kabar mengejutkan yg cukup membuat pikiran campur aduk, antara kaget, seneng, dan bingung. Tapi intinya semuanya kabar baik. ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s