Benar-Benar TERTOHOK

Perlu setahun lebih untuk menyadarkan saya bahwa saya terlalu santai mengerjakan skripsi.

Perlu seorang tetangga dekat yg lebih dulu lulus untuk menyadarkan saya bahwa saya tak menganggap serius untuk lulus.

Seorang tetangga dekat yg selalu mendapatkan diskriminasi opini dari masyarakat.

Tapi itulah hikmah di balik kelulusannya. Selain bahwa itu peristiwa yg istimewa buat dia, keluarga dan orang-orang terdekatnya. Tanpa sadar dia sudah menjadi inspirasi buat saya.

Kelulusannya adalah peristiwa yg paling membuatku terkesan dan tertohok di saat yg bersamaan. Sudah berkali-kali saya melewatkan peristiwa kelulusan dari teman-teman terdekat sampai adik kelas yg saya ngga pernah kenal secara pribadi, tak memberikan kesan apapun.

Sampai akhirnya dia muncul dengan berita kelulusannya yg mencengangkan saya.

Saya sadar, kelulusannya akan menambah tekanan dari orangtua saya untuk segera menyelesaikan kuliah dan meninggalkan kampus. Tapi memang sudah seharusnya. Dan saya harus bisa menghindari perasaan kesal ketika tekanan itu diungkapkan orangtua saya. Seharusnya itu bukan lagi tekanan, tapi harus sudah menjadi sebuah reminder. Sebuah reminder yg akan selalu mengingatkan saya untuk TIDAK TERLENA dengan kesenangan yg menggoda.

Terus doakan saya ya..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s