Ke Jogja..!! :D

Akhirnya saya sampai  juga di Jogja. Horeeeeeeeeeeeee..!! Hehehe. Tadinya saya berencana pergi hari Senin pagi. Tapi Mama telpon dan nyuruh saya untuk pergi lebih awal. Untunglah masih bisa ganti hari walau dengan bayaran tambahan 30 ribu.

Saya ingat terakhir kali saya naik kereta ke luar kota selain Jakarta adalah 6 tahun yang lalu. Saya pergi ke Surabaya untuk keperluan kuliah. Setelah itu, tak pernah saya merasakan perjalanan panjang dengan kereta selain ke Jakarta.

Kereta Lodaya  yang saya naiki adalah kereta api yang harga tiketnya paling murah dan satu-satunya kereta api dengan dua jadwal keberangkatan: pagi dan malam. Dan ya, saya mau ngga mau harus puas dengan fasilitas seadanya yang disediakan. Ngga ada makanan, kursi ngga terlalu nyaman, plus kaca jendela yang retak. Padahal itu adalah gerbong eksekutif. Tapi ya sudahlah. Yang penting sampai Jogja dengan selamat. Hehe.

Sebenarnya saya lebih suka perjalanan di malam hari daripada siang. Suasananya beda ajah. Saya suka melihat lampu-lampu yang menyala di kegelapan. Dan tambahan lainnya adalah terhindar dari panas dan silau cahaya matahari kalau duduk dekat jendela. Hehe. Tapi kalau saya pergi malam hari ke Jogja, saya bakal sampe di waktu subuh. Itu sih cuma akan mengundang emosi Reza doang, sebagai adik yang udah tinggal lebih lama di Jogja. Dibangunin subuh-subuh buat menjemput saya? Ini bisa jadi sumber percekcokan. Hah, makasih deh! Akhirnya saya rela menjalani perjalanan siang demi bisa sampai di Jogja sore hari.

Oiya, tadinya saya percaya bahwa saya adalah pemabuk-darat yang lumayan akut. Saya yakin saya bakal mabuk kalau membaca di dalam kendaraan yang bergerak. Baca sms di angkot ajah bisa bikin saya mual dan pusing. Makanya walau saya bawa novel, saya ngga berani buat baca di kereta. Saya amat sangat takut mabuk darat di kereta. Saya yakin saya bisa muntah karena perjalanannya panjang. Tapi, melewati perjalanan 8 jam dengan hanya menikmati pemandangan sambil mendengarkan musik, tetap ajah bikin saya mati gaya. Akhirnya saya coba beraniin baca novel di kereta api yang tengah melintasi rel dengan cepatnya. Dan ternyataaaaaaaaaaaaa.. saya ngga mabuk..!!!! ahahahaha. Ketakutan yang tak beralasan ya?? Ternyata saya tetap bisa menikmati bacaan dalam kendaraan bergerak. Tapi kayaknya ini baru berlaku di kereta api doang deh. Kalau di angkot, saya ngga akan nyoba-nyoba lagi. Terlalu banyak pengalaman buruknya. Haha. Tapi kalau di pesawat terbang saya belum coba. Mudah-mudahan saya ngga mabuk udara seperti ketika saya membaca di kereta api.

Ngomong-ngomong saya kebanyakan ngomong yah?! Hahaha. Padahal ceritanya segitu doang, tapi tulisannya panjang banget. Biarin lah ya. Blog pribadi ini. Hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s