Pengagum Rahasia

Aku ngga pernah ngerti kenapa setiap ngobrol sama kamu, aku ngga pernah bisa [dan ngga pernah mau] untuk menekan rasa kagumku. Makanya aku juga ngga pernah iri dan heran kenapa begitu banyak pria yang mencintaimu. Karena kalau aku pria, udah pasti aku juga bakal cinta mati sama kamu!

Aku selalu suka dengan keteguhanmu memegang prinsip. Aku selalu suka dengan kematangan emosi dan pikiran kamu, kelembutanmu dalam bersikap dan berbicara. Aku selalu mengagumi caramu menyampaikan isi pikiranmu tanpa harus dibarengi dengan keangkuhan dan kesombongan serta meremehkan lawan bicara. Aku benar-benar merasa nyaman dengan caramu mendengarkan setiap pikiranku tanpa sedikitpun memberikan tatapan menghina. Ya, kamu selalu menghargai setiap pemikiranku, sedangkal apapun itu.

Dan yang paling menyenangkan adalah banyaknya kesamaan isi pikiran kita. Aku melihat bahwa perubahan yang aku rasakan dan alami dari masalah-masalah yang menghampiri dalam setiap pertambahan usiaku, juga kamu rasakan dan alami. Dan ketika kita berbagi itu, aku merasa lega bahwa aku menemukan cermin diriku sendiri.

Ada banyak hal yg aku ingin tiru darimu. Terutama cara bicaramu yg tetap lembut seperti dulu. Pemilihan kata yg teratur dan benar-benar menunjukkan kelasmu sebagai wanita anggun, cerdas, dan matang. Pendeknya, aku ingin punya segala pesona yang kamu punya sebagai manusia, sebagai wanita, dan sebagai sahabat.

Seandainya kita tinggal satu kota dan banyak menghabiskan waktu bersama, aku yakin aku bisa memperbaiki tutur kataku, terutama dalam pemilihan kata, memperbaiki keluasan wawasanku, memperbaiki sikapku sebagai wanita. Aku tahu setiap wanita memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Tapi bagiku, keunikanmu lah yg paling mempesonaku. Bahkan hingga kini. Dan yg paling aku banggakan adalah tak pernah sedikitpun pesonamu itu membuatku iri. Tapi pesonamu, yg telah mencuatkan rasa kagumku, membimbingku untuk bisa menjadi pribadi yg lebih dan lebih baik lagi.

Dan untuk hari ini, aku sadar satu hal, bahwa aku takkan pernah melupakan hari dimana kita bertemu dan bercerita. Mungkin aku akan lupa bagaimana detail setiap pertemuan. Tapi aku takkan pernah lupa bagaimana perasaanku setiap kita bertemu. Dan aku yakin, pertemuan kita adalah pertemuan yg akan selalu aku nantikan dan inginkan setiap waktu. ^^

8 thoughts on “Pengagum Rahasia

  1. Celotehan mbak lisa yang berjudul “Pengagum Rahasia” sangat-sangat menyentuh, dan bila kurasakan didalam celotehan mbak Lisa sangatlah ada secercah harapan yang kuat untuk perbaikan pribadi yang menuju ke Akhlakul Karimah, santun dan terpuji. Baik sekali tusilan mbak Lisa, mungkin ada turunan bakat menulis dari mama…ya…?, Eh…maaf, apakah ini mbak Lisa putri dari Bapak Abdul Latief yang berdomisili di Jl. Melati BTN-PKT Bontang itu ya…..?

    1. Terima kasih pujiannya Mas Sri. Amiiiin. Semoga saya bisa terus menjadi lebih baik lagi. ^^

      Saya cuma suka menulis. Saya rasa saya belum pantas untuk bilang bahwa saya punya bakat menulis. Hehe. Tapi yg pasti kalau dari keluarga, saya memang ingin bisa menulis selihai almarhum Mbah Kakung saya, ayah dari Mama saya.

      Iya, betul sekali! Saya putrinya Pak Abdul Latief yg alamatnya Mas Sri sebutkan itu. Ini Mas Sri siapa ya? Apa saya pernah kenal? Mohon maaf ya Mas kalau saya lupa. Saya memang punya ingatan yg payah.😀

  2. Hai,mba lisa,jd penasaran deh.sapa sech yg mba kagumi itu?kayax tuh org yg mba deskripsikan td bener2 special banget.. Hmm,emang menyenangkan jd pribadi sprti wanita yg mba kagumi itu.tp kayax emang udh keturunanx deh jd watak en pribadix oke.udh turun temurun dr nenek moyangx udh top morkotop..

    1. hehe. dia memang teman spesial menurut saya. baru dekat sih jaman SMA. lebih dekat lagi setelah lepas masa SMA. hehe.

      hmm. mungkin ada benarnya bahwa sikap dia ada yg turunan. tapi saya rasa, kepribadiannya matang karena ditempa berbagai ujian dan dia benar-benar bersedia mengambil hikmah dari setiap peristiwa.

      susah sih memang memiliki pesonanya yg sama persis. tapi minimal saya bisa meniru dan memiliki secuil saja kehalusan tutur kata dan tindak tanduknya. hehe😀

  3. Pernah kenal sih mungkin belum…….tapi mungkin pernah menerima E-mail dari saya sewaktu ayah handa kesulitan mengirin nilai hasil ujian SMU adik mbak Lisa (Chema). Terus kembangkan hobby menulis mbak Lisa semoga lebih baik lagi (bahkan melebihi kelihaian mbah Kakung mbak Lisa.

    1. ya ampun Cipuuuuuuuut.. saya kan jadi maleeeeeuuuuuuuu :”>
      bukan rahasia lagi jadinya kalo kamu adalah pengagum saya. ehehehe.😀

      Amiiiiiin. Insya Allah akan terus menulis. terima kasih atas dukungannya ya sayaaaaaaaaang.. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s