Kesederhanaan di 3 Idiots

Satu lagi film India yang amat sangat pantas mendapatkan apresiasi tinggi: 3 Idiots. Walau masih ada beberapa scenes yang agak tak masuk akal, tapi pesan dalam film ini sangat nyata terasa. Dan walau review film ini mungkin buat sebagian orang sudah agak terlambat, ini tidak melenyapkan niat saya untuk mengabadikan keistimewaan film ini dalam blog saya.🙂

Saya melihat film ini mengandung satu pesan yang sangat kuat: KESEDERHANAAN. Kesederhanaan niat dan tujuan dalam meraih pendidikan, kesederhanaan sikap dalam menghadapi keangkuhan orang-orang yang merasa pintar dan bangga dengan pola pikirnya, kesederhanaan modal dalam persahabatan, dan kesederhanaan prinsip dalam menjalani hidup dan menghadapi kenyataan.

Secara sederhana, Amir Khan yang berperan sebagai Rancho, menjalani perkuliahan di jurusan Teknik Mesin karena dia memang begitu jatuh cinta dengan mesin dan ingin mempelajari lebih dalam segala hal tentang mesin. Hanya itu. Rancho tak peduli dengan ranking, dengan tujuan yang kebanyakan dimiliki teman-temannya menempuh pendidikan di kampus adalah untuk mendapatkan pekerjaan bagus. Rancho secara sederhana hanya ingin mendalami ilmu dan pengetahuannya akan mesin yang begitu dicintainya.

Rancho pun secara sederhana menerima segala penghinaan dan perlakuan merendahkan dari Rektor dan Chatur, seorang mahasiswa yang dianggap brilian oleh dosen, dengan senyuman dan sikap positif. Ia tak mempedulikan dan mengambil hati segala hinaan yang sering sekali diutarakan sang Rektor kepadanya dan kedua sahabatnya. Ia terus menyemangati kedua sahabatnya untuk tak ambil pusing kata-kata sang rektor dan memilih untuk mendalami apa yang menjadi kecintaan mereka, tak peduli apapun yang akan dikatakan dunia. Kesuksesan akan menghampiri dengan sendirinya selama kita mendalami apa yang kita minati dengan serius dan konsisten.

Rancho juga secara sederhana hanya menawarkan ketulusan sebagai modal utamanya dalam persahabatan. Ketika ayah Farhan tiba-tiba sekarat, Rancho langsung mengantarkannya ke rumah sakit dengan bermodalkan apa yang ada: skuter Pia. Tapi karena kecepatan dan ketepatannya dalam berpikirlah, ayah Farhan dapat terselamatkan. Rancho juga menemani Farhan bersama-sama Raju di rumah sakit menunggui ayah Farhan, sampai mereka bertiga harus terlambat menghadiri ujian.

Rancho juga hanya menawarkan satu prinsip sederhana dalam menghadapi kenyataan, katakan pada diri sendiri: Aal izz well [All is well]. Kata-kata itu akan menenangkan jantung kita dan kita akan lebih kuat menghadapi apapun yang tampak sulit dan menakutkan. Kata-kata ini menyiratkan bahwa pikiran positif sangat penting untuk dapat melewati segala rintangan. Kalau sedari awal kita sudah berpikir negatif dan memandang sulit apa-apa yg ada di hadapan kita, maka selamanya hal itu akan benar-benar sulit dan berat untuk dihadapi dan dilewati. Prinsip sederhana ini bisa dikatakan menjadi kata-kata khas, tanda pengenal bagi film ini.

Secara sederhana film ini mengingatkan kita untuk tidak mudah menghakimi kecerdasan seseorang berdasarkan peringkatnya dalam bidang akademik. Film ini mengkritisi sistem pendidikan yang pada akhirnya membimbing masyarakat pada opini bahwa mereka yang namanya tertera dalam peringkat bawah, adalah manusia-manusia tidak pintar dan bermasa depan suram. Pandangan-pandangan semacam inilah yang menjadikan kita kehilangan rasa menghargai dan menghormati orang lain.

Dikemas dengan konsep cerita yang matang, akting pemainnya yang pas dan tidak berlebihan, juga dibaluri romansa yang tidak terlalu dramatis, film ini terasa makin apik untuk dinikmati. Penonton pun bisa menyerap pesan inti film ini tanpa harus susah payah mengerutkan dahi. Pesannya begitu kuat terasa, walau penyajiannya tak selalu harus dengan adegan yang serius.

Bagi saya pribadi, film ini adalah salah satu film India favorit saya. Film ini menjadi amat sangat berbeda karena ceritanya tak melulu soal cinta dan kesetiaan, seperti yang sebagian besar ditawarkan film-film produksi Bollywood. Dan saya sudah membuktikan, menonton film ini berkali-kali tidak pernah membuat saya bosan. Semakin sering saya menonton film ini, semakin kuat dan dalam makna film ini tertanam.🙂

*Gambar diambil dari: http://www.bollycurry.com/wallpaper/1024×768/40300-wallpaper-of-the-movie-3-idiots.htm

4 thoughts on “Kesederhanaan di 3 Idiots

    1. Iya. Saya pun sudah nonton berkali-kali. Dan setiap kali nonton, selalu terpesona dengan kecerdasan ide dan pesan di film ini😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s