Surat-Surat untuk Juliet

Tahun lalu, ketika aku dapat file film ini dari laptop adikku, aku tak punya bayangan bahwa ia akan menjadi salah satu film favoritku. Ceritanya begitu klise, tentang kisah petualangan menemukan cinta sejati berusia 50 tahun. Aku pikir ceritanya akan biasa dan bisa jadi membosankan. Tidak, seingatku, tak ada kisah cinta yang membosankan. Sesederhana apapun kisahnya, bagiku ia tetap indah dan menyenangkan untuk diceritakan.

Dan ternyata memang terbukti bahwa Letters to Juliet tidak hanya indah, ia berbeda.

Pertama, aku senang melihat tokoh Sophie yang bekerja sebagai fact-checker (dalam bahasa Indonesia, mungkin semacam pemeriksa fakta) untuk koran The New Yorker. Fact-checker bertugas untuk memverifikasi fakta-fakta yang ditulis oleh seorang wartawan, sebelum tulisannya bisa dipublikasikan. Apabila semua datanya valid dan sesuai dengan hasil verifikasi, maka tulisan tersebut layak terbit.

Aku mulai mengenal The New Yorker di tahun 2009 ketika aku diterima sebagai salah satu peserta Kursus Jurnalisme Sastrawi. Jurnalisme Sastrawi atau Jurnalisme Naratif adalah sebuah jenis jurnalisme dimana sebuah berita ditulis dalam bentuk narasi atau cerita. Ia memiliki tokoh, alur, setting, dan juga konflik. Ia bisa semenarik cerita Cinderella, namun kesemuanya adalah faktual, nyata terjadi. Oleh karena itu tulisan ini begitu panjang, namun memiliki detil yang kokoh.

The New Yorker adalah salah satu koran yang menerapkan jenis jurnalisme ini. Dan sejak itu aku mendengar nama koran ini disebut hanya ketika bersinggungan dengan hal-hal yang menurutku suasananya serius. Oleh karenanya, aku agak terkesan ketika koran ini dijadikan tempat dimana tokoh utama film ini bekerja. Melalui kemasan film drama romantis, pekerjaan serius ini jadi terlihat agak ringan dan menyenangkan. Walau kemudian Sophie sendiri tak bisa menutupi gairahnya akan menulis.

Selain itu film ini juga membuka wawasan baru mengenai Sekretaris Juliet. Aku tidak tahu apakah tokoh-tokoh ini benar-benar ada. Tapi mereka terlihat memiliki pekerjaan yang cukup emosional namun mengasyikkan.

Setiap hari perempuan-perempuan dari seluruh dunia mengunjungi balkon Juliet yang terkenal itu, di Verona, Italia. Bukan hanya sekedar mengunjunginya sebagai tempat wisata dan sejarah, tetapi juga untuk menemukan jawaban. Mereka meminta bantuan Juliet untuk memberi mereka jawaban atas segala persoalan yang berhubungan dengan cinta. Dan Sekretaris Juliet lah yang akan membalas surat-surat mereka, surat-surat yang ditempelkan di dinding dekat balkon Juliet. Surat-surat sederhana yang kadang ditulis dengan emosi berkecamuk, yang akhirnya meleburkan tinta dan airmata.

Dengan sabar, tekun, dan penuh pengkhidmatan, para Sekretaris Juliet ini menjawab surat-surat sesuai dengan pemahaman yang mereka kuasai. Ada yang khusus membahas masalah pernikahan, masalah kesehatan, dll. Mereka bekerja seharian dan hanya akan pulang setelah semua surat selesai ditulis.

Menyenangkan.

Selebihnya, film ini menawarkan pemandangan indah Verona, Siena, dan berbagai tempat yang menjadi lokasi pencarian Sophie atas cinta sejati Claire. Claire yang kecantikannya tak pudar dimakan usia. Pemandangan-pemandangan indah ini semakin menjadikan film ini semakin menarik untuk ditonton.

***

“Tak ada masa kadaluwarsa dalam cinta sejati.” Itulah pesan sederhana film ini. Klise memang. Sudah terlalu sering rasanya mendengar pesan ini dari film-film cinta. Tapi tak bisa dipungkiri cinta selalu memberikan inspirasi dan selalu menarik untuk dibahas. Jaman terus berubah, tapi inspirasi dari cinta tak pernah mengenal kata ‘sudah’.

– When we’re speaking about love, it’s never too late –

Bandung, 13 Maret 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s