Congratulation, Mr. President!

Sebenarnya kemenangan Obama sudah diumumkan dari jam setengah 12 siang tadi. Obama juga sudah menyampaikan pidato kemenangannya jam dua tadi siang. Cuma aku ingin mengabadikannya dalam tulisanku. Heuheu.

Dukunganku terhadap Obama bukan karena aku tahu kalau Obama yang menjadi Presiden Amerika, maka akan berimbas baik pada Indonesia. Bukan pula aku yakin karakter Obama adalah yang terbaik untuk Amerika. Ah mana paham aku dengan urusan semacam itu. Apalagi aku bukan orang Amerika yang punya hak pilih. Kemenangan Obama tentu tak memberi pengaruh geografis untukku.

Aku ingin Obama menang lebih karena, jauh terlepas dari segala kekurangannya, aku sangat mengagumi nilai-nilai positif yang dia dan istrinya miliki. Aku mengagumi karakter Obama dan Michelle. Hanya sesederhana itulah alasanku menginginkan kemenangannya.

Tak peduli apakah kemenangannya akan berimbas baik untuk Indonesia apa ngga. Aku melihat pengaruh kemenangan Obama lebih luas. Aku mengagumi karakter Obama yang menurutku kuat namun lembut. Dia lebih suka mengutamakan dialog daripada perang atau penghukuman, seperti Romney. Obama juga sangat berpihak pada rakyat kecil dan kelompok minoritas. Sangat berbeda dengan Romney. Oleh karenanya, aku ingin melihat Obama bisa terus berkontribusi untuk dunia.

Obama tidak hanya mampu menginspirasi warga Amerika saja, tapi warga dunia. Amerika memang harus bangga punya presiden seperti Obama. Muda, cerdas, berkepribadian kuat, dan penuh semangat.

Belum lagi pesona istrinya, Michelle. They both are inspirational! Aku menyukai Michelle karena dia perempuan cerdas, kuat, mandiri tapi juga penuh kasih sayang dan bersih dari keinginan untuk (terlihat) melampaui suaminya.

Dibandingkan dengan Obama, sebenarnya Michelle memiliki kecerdasan yang lebih. Obama sendiri yang mengakuinya. Obama pernah bilang, “Kalau dia (Michelle) mencalonkan diri menjadi presiden, dia akan menang lebih mudah daripada saya.” Begitulah kira-kira Obama pernah memuji istrinya di media, walau mungkin saja itu hanya sekedar pujian untuk istrinya.

Tapi di balik segala kelebihan yang dimilikinya, terlepas itu sekedar pujian Obama atau memang kenyataan, Michelle sangat sadar posisinya sebagai istri dan mampu memendam egonya untuk tidak terlihat mendominasi suaminya. Terlihat melampaui pun tidak. Dia dengan setulus hati mendukung suaminya bagaimanapun keadaan suaminya. Setia berdiri di sampingnya dan siap mengerahkan segala kelebihannya untuk menyokong suaminya.

Dialah tipe perempuan yang ingin aku contoh.

Makanya aku begitu gembira mendengar Obama kembali memimpin Amerika untuk 4 tahun mendatang. Berarti ada waktu 4 tahun lagi untuk bisa sering melihat mereka di media elektronik, cetak dan digital. Semakin banyak inspirasi yang bisa mereka tebarkan. Hehe.

Congratulation, Mr. President! ↖(^▽^)↗

*Gambar diambil dari http://twisted-news.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s