Tanda Tanda Kebenaran Seorang Pendakwa

Oleh: Abu Umar

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan pada  kita adalah “Apa bukti kebenaran pendakwaan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. sebagai Imam Mahdi dan Masih Mau’ud ?”

Untuk menjawab pertanyaan diatas, kita bisa menjawabnya  dari berbagai sisi. Salah satu sisi penting dalam menjawab hal ini adalah; bagaimana sebenarnya Al-Qur’an telah memberikan hujjah yang kuat untuk menguji kebenaran seorang pendakwa. Berikut adalah kumpulan ayat-ayat Al-Qur’an yang menjelaskan hal tersebut. Diambil dari buku ‘Al-Qoulush Shoriih fii Zhuhuril Mahdi wal Masiih yang disipnosis oleh Maulana Dildaar.

1.       1. Dirinya sendiri merupakan bukti kebenarannya dengan kehidupannya yang jujur dan benar semenjak kecil hingga mendakwakan sebagai nabi

قُل لَّوْ شَاء اللّهُ مَا تَلَوْتُهُ عَلَيْكُمْ وَلاَ أَدْرَاكُم بِهِ فَقَدْ لَبِثْتُ فِيكُمْ عُمُراً مِّن قَبْلِهِ أَفَلاَ تَعْقِلُون

Katakanlah, “Jika Allah swt. menghendaki tentu tidak kubacakan ini kepadamu dan tidak pula dia memberitahukannya kepada kamu tentang itu. Sesungguhnya aku telah tinggal bersamamu dalam masa yang panjang sebelum ini ; tidakkah kamu menggunakan akal ?“ (Yunus 10 : 17)

2.       2. Dapat dilihat dari berhasil tidaknya misi pendakwa tersebut

قُلْ إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللّهِ الْكَذِبَ لاَ يُفْلِحُون

Katakanlah, “Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah swt. tidak akan menang.” (Yunus 10 : 70)
وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ الْأَقَاوِيلِ

لَأَخَذْنَا مِنْهُ بِالْيَمِينِ

ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ الْوَتِينَ

فَمَا مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ عَنْهُ حَاجِزِين

Dan sekiranya ia mengada-adakan atas nama Kami sebagian perkataan

Niscaya Kami akan menangkap dia dengan tangan kanan.

Kemudian, tentulah Kami memotong urat nadinya ;

Dan tiada seorang pun di antaramu dapat mencegah darinya. (Al-Haqqah 69 : 45-48)

 

3.       3. Kemenangan adu do’a oleh pendakwa kepada orang-orang yang menuduhnya palsu agar Allah menjatuhkan laknatnya kepada yang berdusta diantara mereka

فَمَنْ حَآجَّكَ فِيهِ مِن بَعْدِ مَا جَاءكَ مِنَ الْعِلْمِ فَقُلْ تَعَالَوْاْ نَدْعُ أَبْنَاءنَا وَأَبْنَاءكُمْ وَنِسَاءنَا وَنِسَاءكُمْ وَأَنفُسَنَا وأَنفُسَكُمْ ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَل لَّعْنَةَ اللّهِ عَلَى الْكَاذِبِين

Maka, barangsiapa berbantah dengan engkau tentang dia setelah datang kepada engkau ilmu, maka katakalah, “Marilah kita memanggil anak-anak laki-laki kami dan anak-anak laki-laki kamu dan perempuan-perempuan kami, dan perempuan-perempuan kamu dan orang-orang kami dan orang-orang kamu; kemudian kita berdoa supaya laknat Allah swt. ditimpakan atas orang-orang yang berdusta.”(Ali Imran 3 : 62)

4.       4. Allah mengaruniai pendakwa tersebut ilmu yang sangat banyak mengenai hal-hal ghaib (tersembunyi/belum diketahui) baik yang sudah terjadi maupun akan terjadi di masa datang

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَداً

إِلَّا مَنِ ارْتَضَى مِن رَّسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَداً

Dia-lah Yang mengetahui yang gaib ; maka Dia tidak menzahirkan rahasia gaib-Nya kepada siapa pun,
Kecuali kepada Rasul yang Dia ridhai, maka sesungguhnya barisan pengawal berjalan di hadapannya dan di belakangnya,.(Al-Jinn 72 : 27-28)

 

5.       5. Memberikan perbedaan yang khas dalam wahyu-wahyu yang diterima seorang yang benar dengan yang palsu

فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ

الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ

وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ

إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَى مَن تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ

تَنَزَّلُ عَلَى كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ

يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ

وَالشُّعَرَاء يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ

أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ

وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَذَكَرُوا اللَّهَ كَثِيراً وَانتَصَرُوا مِن بَعْدِ مَا ظُلِمُوا وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنقَلَبٍ يَنقَلِبُون

Maka jika mereka mendurhakai engkau, maka katakanlah, “Sesungguhnya aku bebas dari segala apa yang kamu kerjakan.”

Dan bertakwakallah kepada Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang.

Yang melihat engkau bila engkau berdiri shalat.

Dan melihat gerakan engkau di antara orang-orang yang sujud.

Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

Maukah Aku beritahukan kamu kepada siapa syaitan-syaitan itu turun ?

Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta yang berdosa.

Mereka menghadapkan telinga ke arah langit, dan kebanyakan mereka pendusta.

Dan sesungguhnya mereka itu mengatakan apa yang mereka tidak lakukan

Kecuali orang-orang beriman dan beramal shaleh dan banyak-banyak mengingat Allah, dan mereka hanya membela diri, setelah mereka dianiaya. Dan pasti mengetahui orang-orang yang aniaya itu ke tempat mana mereka akan kembali. (Asy-Syu’ara 26 : 217-228)

 

 

 

6.       6. Keunggulan pendakwa dalam menyampaikan misinya, berupa keunggulan hujjah dan bukti-bukti

 

كَتَبَ اللَّهُ لَأَغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

لَا تَجِدُ قَوْماً يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءهُمْ أَوْ أَبْنَاءهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُوْلَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُم بِرُوحٍ مِّنْهُ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ أُوْلَئِكَ حِزْبُ اللَّهِ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُون

Allah telah menetapkan “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti akan menang.” Sesungguhnya Allah itu Maha Kuat, Maha Perkasa.
Engkau tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian , mereka mencintai orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, dan walaupun mereka itu bapak-bapak mereka atau anak-anak mereka atau saudara-saudara mereka ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang di dalam hati mereka Dia telah menanamkan iman dan Dia telah meneguhkan mereka dengan ilham dari Dia sendiri. Dan Dia akan memasukkan mereka ke dalam kebun-kebun yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka akan menetap di dalamnya. Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepada-Nya. Itulah golongan Allah. Ketahuilah, sesungguhnya golongan Allah, mereka itulah orang-orang yang menang. (Al-Mujadalah 58 : 22-23)

 

Keunggulan madiyah/materi

أَوَلَمْ يَرَوْاْ أَنَّا نَأْتِي الأَرْضَ نَنقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا وَاللّهُ يَحْكُمُ لاَ مُعَقِّبَ لِحُكْمِهِ وَهُوَ سَرِيعُ الْحِسَابِ

Tidaklah mereka melihat, bahwa Kami mendatangi tanah itu, sambil mengurangi batas-batas-nya ? Dan Allah swt. yang menetapkan keputusan ; dan tiada seorangpun yang dapat menolak keputusan-Nya. Dan Dia sangat cepat dalam menghisab. (Ar-Ra’d 11: 42)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s