[Copas] Cerpen: Mencintai Itu

Pemahaman seseorang terhadap sesuatu berbeda-beda, termasuk tentang mencintai. Sore ini, aku menghampiri teman baikku karena aku kesal melihat keputusannya. Beberapa waktu yang lalu dia menyukai seorang gadis dari kampus sebelah. Hari ini, aku rasa dia berhenti memperjuangkannya. 

Aku : Kamu mencintainya?
Dia : Sangat.
Aku : Sudah diutarakan?
Dia : Sudah, ke orang tuanya. 

Jawabannya begitu tenang. 

Dia : Tapi aku bukan pilihan orang tuanya.

Dia tersenyum. Sekali lagi, dia tersenyum.

Aku : Kenapa kamu tidak memperjuangkannya? Dia menyukaimu juga kan?

Aku tahu gadis itu juga menyukai temanku ini. Kabar ini aku dapatkan dari sahabat gadis itu.

Dia : Aku tidak mau menjadi sebab dia melawan kedua orang tuanya. 

Dia melihatku, tersenyum. Menepuk pundakku. Aku tidak tahu kalimat apa yang tepat untuk menjawab jawabannya. Aku tidak mengerti ada jenis laki-laki seperti ini. Sedang diluar sana, begitu banyak laki-laki yang ribut katanya memperjuangkan. Dia mengalah untuk memenangkan suatu yang sering dilupakan banyak orang, ridha kedua orang tua.

Rumah, 12 Mei 2015 | (c)kurniawangunadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s