Pria Beradab

Barusan buka ask.fm dan baca answer dari Om Piring ini, soal bagaimana seharusnya sikap laki-laki terhadap perempuan yang berpakaian minim.

Cowok bernafsu melihat perempuan berbaju minim itu reaksi biologis manusiawi. Tapi yang membedakan pria BERADAB dengan binatang adalah, pria beradab bisa tidak menuruti nafsunya. Kalo binatang ya titit ngaceng harus kawin. Jadi kalo Indonesia masih ngeributin baju perempuan, harusnya para pria tersinggung. Kami ini dianggap manusia beradab atau binatang?

Ini daftar 10 kota TERAMAN bagi WANITA yang ingin jalan2 SENDIRIAN http://m.escapehere.com/inspiration/the-10-safest-and-coolest-cities-for-women-to-travel-alone/1

Perhatikan kota2 itu ada di negara2 yang gak rempong ngurusin baju perempuan. Bahkan terkenal bebas dalam berbaju dan urusan seks.

Kenapa kota2 itu justru teraman bagi wanita? Karena penduduknya BERADAB. Pihak laki2nya tahu kalo nafsu ya cuma di pikiran aja, gak usah di”laksanakan”. Dan ada hukum yang tegas melindungi wanita.

Di negara beradab, perempuan bisa berbaju minim dan berasa aman.
Di negara biadab, perempuan bisa tertutup dari atas sampai bawah, dan masih berasa tidak aman.

Pernah saya tulis soal Memelihara Kesucian berdasarkan ajaran Islam, yang saya kutip dari tulisan Hadhrat Masih Mau’ud as. dalam bukunya Filsafat Ajaran Islam.

Membaca jawaban Om Piring ini, saya juga jadi teringat sebuah cerita Rasulullah saw. dan sepupu beliau yaitu Fadhl bin Abbas.

Fadhl bin Abbas membonceng Rasulullah SAW pada hari Arafah. Fadhl yang saat itu masih sangat muda memandang dan mengawasi para wanita di Arafah. Maka Rasulullah SAW berkali-kali menggerakkan tangannya untuk memalingkan wajah Fadhl dari memandang mereka. Namun Fadhl berkali-kali memandang ke arah mereka lagi. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Anak saudaraku, pada hari ini barang siapa mampu mengendalikan pendengaran, penglihatan, dan lisannya, niscaya ia akan diampuni Allah.”

(HR. Ahmad, Ibnu Sa’ad, Abu Ya’la, Ibnu Khuzaimah, Ath-Thabarani, dan Al-Baihaqi)

Perhatikan, Rasulullah saw. bukannya turun dan memerintahkan para wanita yang dipandangi Fadhl agar menutup auratnya, tetapi Fadhl lah yang beliau coba palingkan pandangannya. Fadhl lah yang Rasulullah saw. berusaha untuk kendalikan. Dan inilah karakter manusia –terutama pria– beradab yang diajarkan Rasulullah saw.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s