Love to Color

Beberapa hari ini saya lagi ketagihan mewarnai. Sangat ketagihan sampai rasanya that’s the only thing I do when I have spare time. Most of times.

Semua berawal dari sekedar beli pensil warna untuk persediaan di rumah, tepatnya untuk anak-anak. Kalau ada kegiatan di rumah, mereka punya pilihan lain agar bisa betah dan tenang.

Kemudian saya mulai cari-cari gambar untuk diwarnai di internet. Melihat gambar-gambar itu malah membuat saya tertarik. Dan akhirnya ada banyak gambar yang tercetak di kertas dan antri untuk saya warnai.

Mewarnai memang sedang sangat nge-hits sekarang ini. Awalnya saya tahu dari akun Instagram seorang kawan yang memperlihatkan dirinya sedang asyik mewarnai. Saya pikir selama ini mewarnai hanya kegiatan untuk anak-anak, tapi melihat kawan saya menikmati kegiatan mewarnainya, saya pikir kegiatan ini ternyata masih pantas dilakukan orang dewasa.

Dan setelah itu baru saya tahu istilah coloring for adults yang ternyata memang sedang digandrungi. Saya sendiri kurang begitu suka gambar-gambar yang terlalu rumit itu. Kebayang aja berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk mewarnai satu buah gambar.

Belum lagi ketika saya tahu harga buku-buku mewarnai itu luar biasa mahalnya. Tambah ngga suka. Hehe.

Saya pernah baca di malesbanget.com soal coloring books for adults. Dan saya setuju dengan artikel itu, that’s why I choose not to buy coloring books for adults.

Saya suka pattern yang lebih simple dan memiliki space yang lebih luang. Mewarnainya tidak perlu usaha lebih keras dari yang seharusnya dan bisa menggunakan pilihan warna yang sangat minimalis.

Memang setelah mewarnai, punggung dan leher terasa pegal dan jari agak perih. Tapi ketika melihat beberapa gambar yang berhasil memiliki kombinasi warna indah yang akhirnya berhasil saya buat, ada kepuasan yang luar biasa. Rasanya ingin mengabadikannya dalam figura dan menggantungnya di dinding. Memperlihatkannya di social media sih sudah pasti. Hihi.

Mewarnai memang bukan sebuah terapi, tetapi untuk membuat diri relaxed dan santai memang ada benarnya. Saya menikmati proses mewarnainya dan pikiran saya kosong dari hal lain selain memilah-milih warna yang pas.

Hasilnya memang tidak selalu bagus. Dari sekitar 5-6 gambar yang sudah saya warnai, baru dua gambar yang hasilnya sangat memuaskan saya. Sebagian besar karena saya tidak merencanakan dengan baik warna-warna apa saja yang saya kombinasikan. Dan gambar yang saya rancang dengan sangat detail kombinasi warnanya, itulah yang hasilnya memuaskan.

Mungkin mewarnai juga berkaitan dengan jam terbang. Semakin sering mewarnai, maka semakin sering kita menghasilkan warna-warna yang terharmonisasi indah. I said ‘maybe’. Hehe.

Still, it’s relaxing enough to release your stressfulness. And let me show you two of my masterpieces so far.😀

my coloring pages_0001

 

my coloring pages_0002

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s